Instalasi dan Konfigurasi CHR Mikrotik pada VirtualBox (Kuliah Internetworking)

Ok, pada post kali ini, khusus untuk anak S1 Informatika Profesional ISTTS (di share ke adik kelas kalian ya link nya, haha.. mungkin lupa kalau kalian punya web jurusan), saya membuat post ini untuk supaya kalian bisa melakukan konfigurasi CHR Mikrotik pada VirtualBox. Masa pandemi ini membuat semua pengajar (termasuk saya pribadi), kesulitan di dalam melakukan pengajaran, apalagi kita tahu, kalau mata kuliah Internetworking ataupun yang berbau jaringan, pasti harus hands on di lab, cuman untungnya masih ada-lah Cisco Packet Tracer (Soalnya kalau di lab, kalian bisa pegang Cisco Device beneran sih, dan Praktikum di Lab Cisco/L-106, but not this semester, corona hit us hard boi), tapi masalahnya kalian memaksa saya meminta, “Pak minta diajarin mikrotik”, ya sudah, saya iyai. Ok itu cuman intro saja.

Instalasi VirtualBox

Kita masuk ke part pertama nya, kalian perlu mendownload terlebih dahulu VirtualBox pada link ini. Silahkan dipilih sesuai dengan operating system kalian, dan arsitektur laptop/komputer yang kalian miliki entah 64/32 bit. Untuk saya sendiri, saya menggunakan windows 64 bit. klik download, nanti ada installernya, silahkan di klik 2x pada installer nya. Nanti silahkan tekan next next next… (Typical Windows ya… everything is next, accept agreement without even reading it and next… hahaha). Tapi perhatikan, untuk installing nya, kalau kalian lagi download file lain, network interface card kalian akan ke reset, jadi usahakan jangan lagi download yang lain-lain, kalau ga ke disconnect dan… gagal download.

Download VirtualBox

Downloading CHR OVA

Kalau sudah terinstall, maka silahkan download mikrotik CHR OVA dari website mikrotik pada link ini. Pilih yang OVA template yang LTS/Long Term. Setelah itu silahkan ditunggu hingga selesai download OVA nya. Filenya kecil, sekitar 30mb saja, kalau sudah di import ke VirtualBox, jadi kisaran 60-70mb maksimal. Tentang CHR (Cloud Hosted Router) Mikrotik, bisa kalian baca di sini. Disana akan dijelaskan kok bisa Mikrotik OS berjalan di arsitektur X86, biasanya kan di MIPS. Kalau kalian penasaran apakah ada CHR service diluar sana, saya mengenal dan mengendorse NataNetwork. Network mereka bagus, dan tidak terlalu jelek, jika nanti kalian memang butuh network gateway/vpn as a service, NataNetwork recomended (network lokal mereka di IIX bagus untuk lokal Indonesia, tapi kalau keluar agak ga begitu).

Download Mikrotik OVA Image, yang LTS/Long Term

Importing CHR OVA ke VirtualBox

Tujuan kita pakai CHR, kita akan coba lakukan emulasi seakan kita memegang mikrotik device pakai CHR software ini. Jadi kita akan buat network virtual di VirtualBox, dan nanti CHR VM nya akan bekerja sebagai router gateway kita. Kalau sudah selesai download OVA nya, silahkan di klik 2x OVA file CHR nya, dan nanti akan muncul import dialog VirtualBox. Kalian bisa rename nama CHR nya dengan klik 2x pada textbox name di import dialog nya, berlaku juga untuk deskripsi. Biarkan value sisanya dan jangan diubah! Kalau sudah, tekan import.

Renaming VM CHR ketika importing

Jika sudah di tekan import, silahkan dijalankan dengan tombol start dan tunggu hingga muncul prompt login dari mikrotik nya. Jika kalian perhatikan sebelumnya, RAM yang diminta oleh mikrotik CHR tidak banyak, tetapi hanya sejumlah 128mb, most of laptop could handle it. Jadi seharusnya komputer kalian mampu untuk menjalankan CHR ini. Nah tapi belum selesai disini, mikrotik CHR nya jalan, tapi kita perlu melakukan akses ke mikrotik CHR nya. Kalian mungkin lihat prompt nya ada login, akses nya berarti via CLI console itu? Ya bisa melalui console itu, tetapi buat pemula, lebih baik pakai WinBox. WinBox adalah GUI Client untuk Mikrotik product.

Starting Mikrotik VM dan tampilan prompt login mikrotik CHR

Download dan test akses WinBox ke VM CHR

Nah, untuk mendapatkan winbox, kita mesti download lagi, bisa di download di sini untuk 64, dan di sini untuk 32 . Kalau sudah di download, aplikasinya portable, jadi langsung 2x klik open, maka winbox sudah ready. Ketika sudah dibuka, silahkan pilih tab neighbors, lalu refresh, dan klik pada CHR, lalu isikan user admin, password kosong. User admin dan pass kosong adalah default credential untuk CHR/Mikrotik Device yang baru di reset atau fresh belum pernah dipakai. Jika sudah berhasil melakukan akses, maka seharusnya konfirgurasi kalian selesai untuk sisi Mikrotik CHR nya.

Tampilan login Mikrotik WinBox untuk akses CHR

Kalau kalian sudah selesai itu semua, terakhir silahkan download puppy linux yang 32 bit saja. Karena kita akan buat 2 client VM dengan linux yang ringan, dan ISO nya hanya 32 mb saja. Selanjutnya akan saya bahas ketika kita mencapai pertemuan mikrotik ini.

Mungkin muncul pertanyaan… Pak kenapa bapak kok repot-repot pakai VirtualBox sih, kenapa kita ga pakek GNS3 ? Ehmm jawaban pendeknya, saya agak malas.. dan kalau emulasi GNS3 itu kapan lalu konfigurasinya lebih ribet dari VirtualBox atau VMWare serta pengalaman sebelumnya, ada komputer mahasiswa tidak kuat menjalankan GNS3. Jadi sementara kita pakai VirtualBox dulu saja. Sekian dulu, Terima Kasih.

Ditulis dalam rangka mengajar Internetworking kelas Informatika Profesional ISTTS 🙂

Leave a Reply. I will come back and maybe we can have some conversation :)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.