How to Change Outlook 2016/2019/365 Desktop Calendar Download Interval

The Problem

So long story short, I’m quite frustrated with Mail & Calendar from Windows 10 UWP/WinUI. Why? Well, I’m running it on old 2nd gen Intel CPU, sandy bridge, and it’s just lag when I want to compose a new mail, and it will freeze about 2-3min until it’s ready, and it will happen only if I set my computer power profile to power safe, and if you stay from power plug, you will find that using power safe profile does save battery juice. I also have O365 subscription, which I paid yearly as family pack with several people because I can afford it, probably for 2 years already, but I never touch Outlook 365 that provided with the package. I remember when on power safe, I never encounter any lag/slowness on Word, Excel, and PowerPoint, so I think I give it a try.

The migration of all my e-mail account to Outlook 365 is successful, but I encounter one problem, I use Google Calendar as my daily planner on Phone, and on desktop using Mail & Calendar. As I tried to migrate my calendar to Outlook 365 Calendar I face a wall. There are differences between Mail & Calendar Desktop vs Outlook 365. The differences are you can’t interact with any 3rd party calendar that don’t use MS Exchange without 3rd party tools, and it’s not built in directly into Outlook 365, long story short, you can’t touch Google Calendar. There’re several 3rd party tools such OGCS, CalDavSync, or even paid one GSyncIt. I have used OGCS in the past, but it spike CPU when syncing, so I dismiss the idea. I think other way around. As Outlook 365 support of subscribing iCalendar protocol, I can download my Google Calendar Private ICS regularly, you can read it here, as I won’t discuss the step. But it won’t sync faster than it should, and I hit another wall. I tried to search on the internet, no avail, everything point to old Outlook 2007 and 2010 way of handling calendar sync interval like this, this, this. Until I bump into advance settings also on this thread on SO.

Memaksimalkan Shortcut Key Win + di Windows : Tabbing, Restore, dan Minimize dengan 7+TaskbarNumberer

Pekerjaan sehari-hari yang memanfaatkan komputer semakin hari semakin banyak, dan bisa dikatakan setiap orang pasti membuka komputer untuk menjalankan program lebih dari 1 aplikasi di saat bersamaan, entah membuka music player seperti spotify atau dopamine, sambil membuka word processing application seperti Word 365. Untuk berpindah antar aplikasi seringkali orang akan memanfaatkan shortcut alt+tab. Terkadang penggunaan alt+tab ini tidak selalu efisien karena terlalu banyaknya aplikasi yang kita buka di saat bersamaan. OS Windows sejak Windows 7 telah mengenalkan shortcut win+<angka> untuk membuka aplikasi yang di pin di taskbar, melakukan restore dan minimize sebuah window application yang terbuka sesuai dengan urutan nya dari tombol start menu di windows 7,8,8.1 dan task serta search di windows 10. Fitur ini termasuk di dalam fitur yang disediakan oleh seluruh versi Windows di dalam Desktop Environment(DE) nya, tetapi kendalanya adalah tidak semua orang tahu, paham, dan mudah menggunakan nya.

Windows CLI powercfg /batteryreport : tools untuk melihat efektifitas baterai

Di post sebelumnya, saya telah membahas cara melakukan penghematan power draw dari baterai laptop dengan melakukan disable hardware acceleration pada web browser dengan catatan web browser hanya digunakan untuk light web browsing saja. Mungkin muncul pertanyaan, bagaiman bisa melakukan measure/menilai ke-efektifkan dari disabling HW Acceleration ini? Kita bisa test dengan melihat report battery dari powercfg.

PowerCFG

PowerCFG adalah sebuah command line interface pada operating system windows yang berfungsi untuk melakukan konfigurasi power plans. Fungsi ini termasuk melakukan analisa kondisi baterai dari laptop yang dimiliki dan memperbaiki permasalahan standar yang sering terjadi terhadap baterai. CLI command ini sudah ada sejak windows xp (sepengetahuan saya), dan saya sering menggunakan nya di windows 7 untuk melakukan aktivasi hibernation dan deaktifasi hibernation pada windows. Selain itu saya juga pernah menggunakan tools ini untuk mencari tahu waketimers apa yang menyebabkan komputer/laptop saya tidak bisa sleep. Tools ini pada desktop(bukan portable laptop), tidak memiliki kemampuan untuk melakukan konfigurasi power plan (seingat saya), jadi high performance, balance, dan powersaver plan ga akan ada di desktop, tetapi tools untuk melakukan pengecekan waketimers masih dapat digunakan.

Tanpa Hardware Acceleration pada Web Browser : Laptop berumur 10 tahun mampu browsing 2 jam lebih (sedikit)

Awal tahun ini, saya menjual Thinkpad X240 yang saya punya, karena saya jarang menggunakan nya dalam keseharian saya di dalam beraktifitas, karena kegiatan mengajar di kampus dan juga untuk menyiapkan materi terkunci di operating system Windows (Karena Office 365, Visio, Project, Windows Form C#, Crystal Report, dll) dan mahasiswa yang saya ajar juga mostly menggunakan windows. Hal ini membuat Thinkpad pertama saya menjadi mubasir untuk disimpan, karena base on Linux (CentOS, lebih tepatnya XFCE CentOS serta Fedora 32 XFCE), dan ketika saya menggunakan crossOver di Fedora ataupun CentOS, untuk menjalankan Office 365, baterainya menjadi boros dari awalnya 15 jam jadi tinggal 5 jam saja. Padahal sudah dual baterai di Thinkpad nya, tetapi masih saja boros, jadi saya berkesimpulan sih memang Windows product boros, hal ini dikuatkan karena banyak exe app yang saya jalankan dengan WINE itu minim CPU usage nya konstan di 2-3%. Jelas masalah sih itu, kalau CPU usagenya bisa di 1% saya rasa ga akan masalah harusnya. Thinkpad yang saya miliki itu juga sudah di undervolt menggunakan script intel-undervolt (Hanya bisa di generasi 4 ke atas, kalau gen 1,2,3 silahkan nangis dipojokan ga bisa undervolt), efeknya ya tadi itu bisa 15 jam, karena power draw nya kecil sekali.

Instalasi dan Konfigurasi CHR Mikrotik pada VirtualBox (Kuliah Internetworking)

Ok, pada post kali ini, khusus untuk anak S1 Informatika Profesional ISTTS (di share ke adik kelas kalian ya link nya, haha.. mungkin lupa kalau kalian punya web jurusan), saya membuat post ini untuk supaya kalian bisa melakukan konfigurasi CHR Mikrotik pada VirtualBox. Masa pandemi ini membuat semua pengajar (termasuk saya pribadi), kesulitan di dalam melakukan pengajaran, apalagi kita tahu, kalau mata kuliah Internetworking ataupun yang berbau jaringan, pasti harus hands on di lab, cuman untungnya masih ada-lah Cisco Packet Tracer (Soalnya kalau di lab, kalian bisa pegang Cisco Device beneran sih, dan Praktikum di Lab Cisco/L-106, but not this semester, corona hit us hard boi), tapi masalahnya kalian memaksa saya meminta, “Pak minta diajarin mikrotik”, ya sudah, saya iyai. Ok itu cuman intro saja.

Deep Dive to Fail2Ban for SSH : Fail2Ban Client ban/un-ban ip

Kemarin sudah dibahas mengenai fail2ban package, yang dapat melakukan blokir terharap malicious attempt yang dilakukan terhadap SSH, tetapi belum saya bahas lebih dalam jika kita tidak sengaja salah 3 kali dalam melakukan autentikasi via SSH, lalu kita terblokir, nah bagaimana kita bisa melakukan un ban terhadap IP kita sendiri?

Nah ini yang akan saya bahas, sebuah CLI command yaitu fail2ban-client. Command fail2ban-client adalah sebuah CLI tools/command untuk melakukan beberapa set kemampuan dari Fail2Ban service itu sendiri, memang Fail2Ban memiliki Fail2Ban server, tetapi saya tidak akan cover di post ini. Kita hanya akan berfokus kepada fail2ban-client CLI interface.

Instalasi dan Konfigurasi Fail2Ban pada CentOS 7.8 untuk mengamankan SSH

Ketika kita memiliki sebuah VPS yang memiliki IP publik serta menggunakan SSH service pada port standar yaitu port 22, setiap harinya pasti kita akan melihat banyak sekali attempt login yang dilakukan secara bruteforce oleh berbagai macam penyerang dengan harapan dapat mengambil alih VPS yang kita miliki. Pertanyaan yang muncul, bagaimana kita dapat menangkalnya? Ternyata cukup mudah, kita hanya perlu menggunakan Fail2Ban. Apa itu fail2ban? Fail2ban adalah sebuah software yang berfungsi untuk mencatat dan melakukan blocking terhadap percobaan masuk SSH yang dilakukan secara brutal terhadap ssh service.