Catatan Minggu 7 : Windows Navigation Diagram + Review HCI

Catatan ini ditulis untuk kepentingan mata kuliah ADBO yang diampu oleh Bapak Eric Sugiarto S.SI., M.Kom.

Pada minggu 7 ini, Bapak Eric menjelaskan mengenai 2 hal Windows Navigation Diagram + HCI. Ini adalah hal menarik karena 2 hal ini saling berhubungan. Di semester 3, saya sudah mengambil HCI. HCI ini di jurusan SIB iSTTS berada pada 1 mata kuliah sendiri. Jika di flashback, banyak hal yang diajarkan, seperti konsep psikologi manusia terhadap sesuatu, bagaimana manusia berinteraksi dengan UI komputer dll. Yang jadi pertanyaan, apa hubungan antara Windows Navigation Diagram dengan HCI? Sebelum masuk ke hal itu, kita bahas dulu Windows Navigation Diagram itu apa. WND atau Windows Navigation Diagram adalah sebuah diagram yang menggambarkan perpindahan atau transisi dari sebuah window ke window yang lainnya, berserta interface dasarnya dan tombol apa atau event apa yang menyebabkan perpindahan dari 1 window ke window yang lain1. Lalu hubungannya apa dengan HCI? Windows Navigation Diagram yang baik, bergantung pada IMK atau HCI ini. Jika navigasinya buruk, susah untuk user melakukan penggunaan aplikasi yang dibuat. Sebelum itu saya rasa lebih baik membahas Windows Navigation Diagram Terlebih dahulu.

image

Berikut diatas adalah contoh Windows Navigation Diagram Sederhana tanpa menampilkan Interface. Saya membaca di beberapa buku juga, selain dari yang diajarkan oleh Bapak Eric di depan, lebih mengarahkan pada gambar simple seperti ini. Tetapi di waktu di kelas, Bapak Eric menjelaskan berbeda dimana juga di gambarkan pula isi windownya secara sederhana. Bisa dilihat di bawah ini gambarnya.

IMG_20171106_100649

Bapak Eric menjelaskan menggunakan Buku terbitan Wiley mengenai UML. Saya lupa dengan judulnya, tetapi yang diajarkan oleh Bapak Eric cukup simple, yaitu dalam WND, ada 2 perbedaan, pertama kita menggunakan <<form>> atau menggunakan <<page>>. Jika Web menggunakan <<page>>, tetapi jika desktop menggunakan <<form>>. Isinya setiap window seperti menggambar mock up biasa, jadi tinggal digambar saja garis besarnya. Untuk komponen lain seperti <<button>> ya ditulis seperti itu. Sisanya seperti yang ada di gambar sebelumnya, yaitu yang perlu kita lakukan adalah melakukan penghubungan dari 1 form ke form yang lain sesuai dengan kenyataan file yang ada. Contohnya seperti diatas. Sisanya mengenai HCI hanya mengulang saja dan di review mengenai sebuah web seperti BlueNile.com

Sekian catatan minggu 7.

Catatan Minggu 6 ABDO : StateChart Diagram

Catatan ini ditulis untuk kepentingan mata kuliah ADBO yang diampu oleh Bapak Eric Sugiarto S.SI., M.Kom.

Minggu 6 ini, Bapak Eric menjelaskan mengenai StateChart Diagram, dimana sebenarnya diagram ini pernah dijelaskan bersama dengan Use Case waktu saya masih di Semester 3 pada mata kuliah ADSI. StateChart Diagram ini merupakan sebuah diagram yang berguna untuk menjelaskan statechart/kondisi dari sebuah sistem, yang dikarenakan flow of control atau kontrol perpindahan data(Saya masih belum mengerti 100% apa yang dimaksud dengan ini, hanya jika dilihat pada apa yang diajarkan oleh Bapak Eric, saya melihat bahwa ada perpindahan data yang akhirnya menyebabkan status sebuah sistem berubah, semoga konsep saya tidak salah, karena seingat saya DFD adalah yang memiliki perpindahan data, bukan statechart), dari satu state ke state yang lain. Mari kita lihat contoh di bawah ini(yang diberikan oleh Bapak Eric).

Continue reading “Catatan Minggu 6 ABDO : StateChart Diagram”

Catatan ADBO Minggu 5 : Class Diagram

Minggu ini sangatlah simple, Bapak Eric Sugiarto S.SI, M.Kom, menjelaskan mengenai Class Diagaram. Tidak nyaman jika membahas Sequence Diagram tanpa membahas Class Diagram, bahkan ini lebih teknikal daripada sequence diagram, karena membahas tentang properties, function, dll yang dimiliki oleh sebuah objek yang dibentuk. Saya mencatat beberapa bagian yang dijelaskan oleh Bapak Eric di depan kelas, dia menjelaskan mengenai sebuah class yang ada di dalam sistem yang dibahas oleh beliau, seperti property yang dimiliki sebuah class, aksesnya public atau private, fungsi apa yang dimiliki dan sebagainya. Minggu ini cukup pendek karena Bapak Eric tidak terlalu lama membahas mengenai Class diagram ini, sehingga saya juga mencari lagi buku-buku mengenai Class Diagram ini.

Continue reading “Catatan ADBO Minggu 5 : Class Diagram”

Catatan Minggu 4 : Sequence Diagram

Catatan ini ditulis untuk kepentingan mata kuliah ADBO yang diampu oleh Bapak Eric Sugiarto S.SI., M.Kom.

Minggu ini, Bapak Eric mengajarkan bagaimana cara menggunakan Sequence Diagram. Saya menangkap bahwa sequence diagram adalah diagram yang dibentuk untuk menjelaskan hubungan antar class yang terikat pada suatu kasus tertentu dan berurutan berdasarkan waktu yang ada. Karena oleh Bapak Eric banyak diajarkan hanya mengenai penggunaannya saja, maka saya berusaha melakukan searching data di beberapa sumber terpercaya yang ada seperti disini, disini, disini, disini(mirror) dan disini. Saya berusaha mencari pada data yang valid seperti buku, slide, dokumentasi serta materi pengajaran dari universitas yang ada di luar negeri.

Saya mendapatkan bahwa ada beberapa hal yang menarik, seperti pertama bahwa sequence diagram cukup banyak digunakan dalam pengembangan ADBO, setelah class diagram. Saya masih belum tahu class diagram, mungkin akan diajarkan selanjutnya oleh Bapak Eric(Karena menulis ini, saya mencari tahu sedikit apa itu class diagram). Yang saya dapatkan class diagram dan juga sequence diagram adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan, karena class diagram menjelaskan tentang model objek yang ada, sedangkan sequence diagramnya menjelaskan bagaimana caranya antar object berinteraksi untuk menciptakan suatu siklus (Ini definisi yang saya ciptakan sendiri lebih tepatnya).

Continue reading “Catatan Minggu 4 : Sequence Diagram”

Catatan Minggu 3 : Use Case Diagram dan Activity Diagram – ADBO

Catatan ini ditulis untuk kepentingan mata kuliah ADBO yang diampu oleh Bapak Eric Sugiarto S.SI., M.Kom.

Minggu lalu saya mencatatkan tentang RUP, dimana RUP menggunakan UML untuk penggambaran dan design sistem. Nah Kali ini akan saya jelaskan secara lengkap apa saja yang diajarkan oleh Bapak Eric di kuliah selanjutnya yaitu mengajarkan tentang Use Case dan Activity Diagram, dimana kedua hal ini cukup membuat saya tertarik, karena ternyata ada cara mudah untuk menjelaskan konsep sistem program selain menggunakan flowcart dan lebih simple, yaitu menggunakan Use Case itu sendiri. Mari Kita lihat sebentar di bawah ini.

UML Flowchart

Bisa dilihat bahwa secara konsep, Use case menjelaskan secara garis besar bagaimana antar sistem atau individu saling berinteraksi dan apa saja yang bisa dilakukan oleh masing-masing individu atau sistem yang ada, sedangkan flowchart berfokus pada langkah-langkah detail yang dilakukan oleh sistem. Memang tidak bisa dibandingkan, tetapi flowchart memiliki kelemahan, bedasarakan beberapa sumber yang saya pelajari, seperti disini, disini, dan juga penjelasan serta diskusi terbuka pada programmer disini, flowchart tidak bisa mendapatkan event dan juga tidak mendukung notasi dari konsep OOP atai sejenis. Saya cukup kaget dengan hal ini, karena ketika Bapak Eric menjelaskan, bagi saya, “seakan-akan” sama antara flowchart dan activity diagram, walau dalam penerapannya, dia menjelaskan bahwa ketika sebuah “use-cases”(lihat disini) butuh untuk dijabarkan, maka menggunakan activity diagram.

Continue reading “Catatan Minggu 3 : Use Case Diagram dan Activity Diagram – ADBO”

Catatan Minggu 2 RUP – ADBO

Kali ini saya menuliskan catatan kuliah saya yang diampu oleh Eric Sugiarto S.SI., M.Kom.

Awalnya saya sedikit bingung dengan materi kuliah kedua ini sih, karena saya berpikir bahwa penerapan ADBO adalah RUP atau RUP adalah ADBO, ternyata ketika saya menanyakan lebih lanjut kepada dosen saya, ternyata bukan. Tetapi memang ADBO memanfaatkan RUP dalam development atau pengembangan perangkat lunak, hanya saja sampai saya menuliskan catatan ini, menurut saya masih bias, karena yang saya tangkap adalah masih sebatas ADBO adalah sub ilmu yang mempelajari dan memberika solusi terhadap suatu permasalahan dengan objek dan kelas-kelas dan penerapan dalam pengembangan softwarenya menggunakan RUP. Mungkin akan menjadi pertanyaan itu RUP apaan? Kok diputer-puter terus, nah RUP itu adalah Rational Unified Process. RUP ini sendiri secara sejarah dikembangkan oleh IBM sejak 2003 sebagai sebuah framework untuk memenuhi kebutuhan dari pengembangan software yang berkelanjutan dan tertata, karena seringkali metode pengembangan software lain itu tidak mampu menanggulangi masalah dari pengembangan software yang terkadang memerlukan analisa lanjut ketika sambil mendevelop program, dan juga secara tidak langsung orang-orang yang melakukan develop

Continue reading “Catatan Minggu 2 RUP – ADBO”