Software Simulasi Sistem Dinamik untuk Windows XP : Vensim PLE 32 bit V6.1c

Kali ini blog post yang akan saya posting akan cukup pendek, karena bisa dibilang sebuah keberuntungan saja bisa menemukan program ini. Jadi singkat cerita, di Lab tempat saya bekerja, ada 2 laptop tua yang baterainya masih tangguh untuk digunakan, Lenovo S10-2 dan Acer ZG5, keduanya adalah kategori komputer portable netbook (jaman 2008-2012, laptop kecil cukup digemari, hemat baterai dan mudah digunakan, menariknya sampai sekarang di akhir tahun 2021, masih saja hemat). Kedua komputer ini stuck di Windows XP dan tidak bisa naik versi ke versi windows lain. Sudah mencoba instalasi Linux? Sudah… tetapi lama habisnya baterai sangat boros di Linux walau dengan tweak disana-sini, sehingga saya putuskan tidak upgrade, tetap pakai Windows XP.

How to Change Outlook 2016/2019/365 Desktop Calendar Download Interval

The Problem

So long story short, I’m quite frustrated with Mail & Calendar from Windows 10 UWP/WinUI. Why? Well, I’m running it on old 2nd gen Intel CPU, sandy bridge, and it’s just lag when I want to compose a new mail, and it will freeze about 2-3min until it’s ready, and it will happen only if I set my computer power profile to power safe, and if you stay from power plug, you will find that using power safe profile does save battery juice. I also have O365 subscription, which I paid yearly as family pack with several people because I can afford it, probably for 2 years already, but I never touch Outlook 365 that provided with the package. I remember when on power safe, I never encounter any lag/slowness on Word, Excel, and PowerPoint, so I think I give it a try.

The migration of all my e-mail account to Outlook 365 is successful, but I encounter one problem, I use Google Calendar as my daily planner on Phone, and on desktop using Mail & Calendar. As I tried to migrate my calendar to Outlook 365 Calendar I face a wall. There are differences between Mail & Calendar Desktop vs Outlook 365. The differences are you can’t interact with any 3rd party calendar that don’t use MS Exchange without 3rd party tools, and it’s not built in directly into Outlook 365, long story short, you can’t touch Google Calendar. There’re several 3rd party tools such OGCS, CalDavSync, or even paid one GSyncIt. I have used OGCS in the past, but it spike CPU when syncing, so I dismiss the idea. I think other way around. As Outlook 365 support of subscribing iCalendar protocol, I can download my Google Calendar Private ICS regularly, you can read it here, as I won’t discuss the step. But it won’t sync faster than it should, and I hit another wall. I tried to search on the internet, no avail, everything point to old Outlook 2007 and 2010 way of handling calendar sync interval like this, this, this. Until I bump into advance settings also on this thread on SO.

Memaksimalkan Shortcut Key Win + di Windows : Tabbing, Restore, dan Minimize dengan 7+TaskbarNumberer

Pekerjaan sehari-hari yang memanfaatkan komputer semakin hari semakin banyak, dan bisa dikatakan setiap orang pasti membuka komputer untuk menjalankan program lebih dari 1 aplikasi di saat bersamaan, entah membuka music player seperti spotify atau dopamine, sambil membuka word processing application seperti Word 365. Untuk berpindah antar aplikasi seringkali orang akan memanfaatkan shortcut alt+tab. Terkadang penggunaan alt+tab ini tidak selalu efisien karena terlalu banyaknya aplikasi yang kita buka di saat bersamaan. OS Windows sejak Windows 7 telah mengenalkan shortcut win+<angka> untuk membuka aplikasi yang di pin di taskbar, melakukan restore dan minimize sebuah window application yang terbuka sesuai dengan urutan nya dari tombol start menu di windows 7,8,8.1 dan task serta search di windows 10. Fitur ini termasuk di dalam fitur yang disediakan oleh seluruh versi Windows di dalam Desktop Environment(DE) nya, tetapi kendalanya adalah tidak semua orang tahu, paham, dan mudah menggunakan nya.

Half 2021 in Nut Shell : Challenge

Well. I just want share some simple though from myself regards 2021, it’s a challenging year! Yeah Challenge always come with opportunities as well, just there’re a lot of quest that need to be done this year. I’m in 2 years teaching as University Lecturer while still pursuing my master degree at the same time. With this, I allocate most of my time in teaching and research, while industries inquiries are put aside, so theoretically I’ve lower income than it should, but at least I can survive for another year with stipend from LPDP(Indonesian Endowment Fund). That helps a lot.

Everything – File Indexer Ala locate Linux di Windows (XP, Vista, 7, 8, 10)

Sejak 1 tahun terakhir, saya mencari alternative dari windows indexer yang cepat seperti locate cli di Linux, dengan hanya memasukan nama file pada cli linux, maka kita sudah bisa mencari file dengan cepat, karena locate sudah memiliki database nama file beserta lokasinya di harddisk. Command untuk locate dengan mudah dapat dijalankan sebagai berikut :

$ locate *.py
$ locate *readme*

Tetapi di windows, untuk mencari file, kita hanya bisa menggunakan 2 cara, 1 melalui indexing seperti pada locate, atau mencari file secara manual. Saya sudah menggunakan windows indexing sejak windows 7, tetapi hasil pencarian file tidak akan secepat di linux dan memakan waktu, apalagi sejak menggunakan windows 10, lamban, dan hasil tidak langsung muncul ada delay 1-5s hingga result muncul. Sejak Windows 10, terdapat opsi untuk melakukan indexing ke seluruh hard disk, dan saya mencoba menggunakan nya, hasilnya cukup buruk lambat nya tidak bisa dikira, banyak file yang dicari tidak keluar, dan ketika pada kondisi laptop menggunakan baterai, CPU usage kadang meninggi tanpa alasan yang jelas, membuat umur baterai laptop hanya bisa 30% dari kapasitas aslinya. Catatan tambahan untuk masalah ini, saya sudah menggunakan SSD SATA paling bagus di kelas nya, SAMSUNG 860 EVO, random speed read nya cepat, dan patut diacungi jempol.

This Time Away – Short Movie

Ini adalah sebuah film pendek yang menarik. Silahkan ditonton saja. Saya tidak akan spoiler, karena akan menarik jika di tonton sendiri. Saya cukup kaget karena ternyata film ini baru saja di publish 2 hari lalu… Saya hanya random searching di youtube. But yeah this film is awesome. Just check it below:)

UPDATED

I remove th iframe because it become so slow to load the page with Youtube.js for 2mb js, like… what.. so I decided to remove the iframe and only put the URL here

This time away Youtube Video Iframe

More RAM and 2nd HDD on laptop, More Power Usage (Melepas RAM 8gb dan HDD 1TB)

2 tahun lalu, tepatnya tahun 2017, saya membeli HDD 1TB HGST, dan RAM 8GB 2 Stick Cross Air dan juga saya membeli sebuah CPU pengganti untuk i3-2330m bawaan laptop menjadi i7-2670qm. Tujuan saya simpel pada saat itu, hanya untuk memperpanjang umur dari Laptop saya ASUS A43SV sehingga dapat menjalankan program berat beberapa tahun kedepan. Laptop yang saya ini miliki belum rusak dan masih dapat digunakan dengan baik, hanya part yang sudah tidak dapat digunakan adalah baterai bawaan nya. Saya sudah mengganti baterainya beberapa kali dengan membeli baterai ke beberapa gerai yang menjual baterai OEM untuk A43SV, tetapi tidak ada satupun yang memenuhi kebutuhan saya, hanya dalam 1 jam baterainya sudah habis dari 100% ke 0%. Hal ini cukup mengganggu bagi saya. Di akhir tahun tersebut saya give up menggunakan baterai dan terus mencolok laptop ke powercord kemanapun saya pergi.

Windows CLI powercfg /batteryreport : tools untuk melihat efektifitas baterai

Di post sebelumnya, saya telah membahas cara melakukan penghematan power draw dari baterai laptop dengan melakukan disable hardware acceleration pada web browser dengan catatan web browser hanya digunakan untuk light web browsing saja. Mungkin muncul pertanyaan, bagaiman bisa melakukan measure/menilai ke-efektifkan dari disabling HW Acceleration ini? Kita bisa test dengan melihat report battery dari powercfg.

PowerCFG

PowerCFG adalah sebuah command line interface pada operating system windows yang berfungsi untuk melakukan konfigurasi power plans. Fungsi ini termasuk melakukan analisa kondisi baterai dari laptop yang dimiliki dan memperbaiki permasalahan standar yang sering terjadi terhadap baterai. CLI command ini sudah ada sejak windows xp (sepengetahuan saya), dan saya sering menggunakan nya di windows 7 untuk melakukan aktivasi hibernation dan deaktifasi hibernation pada windows. Selain itu saya juga pernah menggunakan tools ini untuk mencari tahu waketimers apa yang menyebabkan komputer/laptop saya tidak bisa sleep. Tools ini pada desktop(bukan portable laptop), tidak memiliki kemampuan untuk melakukan konfigurasi power plan (seingat saya), jadi high performance, balance, dan powersaver plan ga akan ada di desktop, tetapi tools untuk melakukan pengecekan waketimers masih dapat digunakan.

Tanpa Hardware Acceleration pada Web Browser : Laptop berumur 10 tahun mampu browsing 2 jam lebih (sedikit)

Awal tahun ini, saya menjual Thinkpad X240 yang saya punya, karena saya jarang menggunakan nya dalam keseharian saya di dalam beraktifitas, karena kegiatan mengajar di kampus dan juga untuk menyiapkan materi terkunci di operating system Windows (Karena Office 365, Visio, Project, Windows Form C#, Crystal Report, dll) dan mahasiswa yang saya ajar juga mostly menggunakan windows. Hal ini membuat Thinkpad pertama saya menjadi mubasir untuk disimpan, karena base on Linux (CentOS, lebih tepatnya XFCE CentOS serta Fedora 32 XFCE), dan ketika saya menggunakan crossOver di Fedora ataupun CentOS, untuk menjalankan Office 365, baterainya menjadi boros dari awalnya 15 jam jadi tinggal 5 jam saja. Padahal sudah dual baterai di Thinkpad nya, tetapi masih saja boros, jadi saya berkesimpulan sih memang Windows product boros, hal ini dikuatkan karena banyak exe app yang saya jalankan dengan WINE itu minim CPU usage nya konstan di 2-3%. Jelas masalah sih itu, kalau CPU usagenya bisa di 1% saya rasa ga akan masalah harusnya. Thinkpad yang saya miliki itu juga sudah di undervolt menggunakan script intel-undervolt (Hanya bisa di generasi 4 ke atas, kalau gen 1,2,3 silahkan nangis dipojokan ga bisa undervolt), efeknya ya tadi itu bisa 15 jam, karena power draw nya kecil sekali.

Deep Dive to Fail2Ban for SSH : Fail2Ban Client ban/un-ban ip

Kemarin sudah dibahas mengenai fail2ban package, yang dapat melakukan blokir terharap malicious attempt yang dilakukan terhadap SSH, tetapi belum saya bahas lebih dalam jika kita tidak sengaja salah 3 kali dalam melakukan autentikasi via SSH, lalu kita terblokir, nah bagaimana kita bisa melakukan un ban terhadap IP kita sendiri?

Nah ini yang akan saya bahas, sebuah CLI command yaitu fail2ban-client. Command fail2ban-client adalah sebuah CLI tools/command untuk melakukan beberapa set kemampuan dari Fail2Ban service itu sendiri, memang Fail2Ban memiliki Fail2Ban server, tetapi saya tidak akan cover di post ini. Kita hanya akan berfokus kepada fail2ban-client CLI interface.